NAMA: FELIX DENY PRATAMA

KELAS: 2KA04

NPM: 12110716

TUGAS MAKALAH

Masalah Ekonomi

Masalah BBM Di Indonesia

1. Pendahuluan

Indonesia merupakan Negara yang terletak di Asia tenggara. Indonesia termasuk Negara kepulauan di Asia tenggara. Karena Indonesia temasuk Negara kepulauan, maka Indonesia termasuk Negara pengahasil minyak bumi terbesar.

Kota yang menghasilkan minyak bumi terbesar Indonesia antara lain. Untuk Pulau jawa adalah Cepu,Cirebon,dll. Untuk pulau sumatera adalah Palembang dan Jambi. Kalimantan antara lain Pulau Tarakan, Pulau Bunyu, Kutai dan Balikpapan

Di Indonesia pun, bbm terbagi dari 2 pilihan harga. BBM subsidi dan BBM non subsidi. Bbm subsidi umumnya lebih di gunakan oleh rakyat Indonesia. Baik golongan kurang mampu atau pun golongan kurang mampu. Padahal Sebenarnya BBM tersebut hanya untuk golongan orang kurang mampu.

Pengelola BBM pun terbagi menjadi 2. Perusahaan milik pemerintah dan perusahaan milik asing.

Perusahaan milik pemerintah mengelola bbm bersubsidi dan bbm non subsidi. Sedangkan Perusahaan milik asing hanya boleh mengelola bbm non subsidi.

Dibandingkan dengan Negara lain, Indonesia termasuk penghasil bbm dengan harga murah. BBM tersebut bisa murah karena mengalami subsidi oleh pemerintah RI. Sehingga Indonesia termasuk penghasil harga bbm termurah

Karena Indonesia penghasil bbm termurah lah, banyak perusahhaan asing yang mulai menananmkan modal dan berdiri di Indonesia. Juga karena Indoensia termasuk penghasil minyak bumi terbesar

2. Masalah

Karena Indonesia memiliki sumber minyak yang melimpah, Indonesia memiliki banyak masalah dalam penggunaannya.

1 Karena harga bbm subsidi di Indonesia termasuk paling murah, rakyat mampu sering menggunakan seenaknya tanpa memikirkan rakyat yang kurang mampu

2. adanya oknum tertentu yang sengaja menyelundupkan BBM subsidi maupun non subsidi ke Negara lain atau menimbun bbm.

3. Penggunaan kendaraan bermotor semakin meningkat yang menyebabkan penggunaan bbm subsidi semakin meningkat.

4.Adanya persaingan antara pemerintah dengan perusahaan minyak asing

Sebenarnya masih banyak lagi masalah BBM yang ada di Inonesia

3. Landasan Teori

Di Indonesia, minyak Bumi yang diolah banyak digunakan sebagai Bahan bakar minyak atau BBM, yang merupakan salah satu jenis bahan bakar yang digunakan secara luas di era industrialisasi.Ada beberapa jenis BBM yang dikenal di Indonesia, di antaranya adalah:

  • Pertamax Racing
  • Pertamax
  • Pertamax Plus
  • Premium
  • Bio Premium
  • Bio Solar
  • Solar transportasi

Di Indonesia, harga BBM sering mengalami kenaikan disebabkan alasan pemerintah yang ingin mengurangi subsidi. Tujuan dari pengurangan tersebut dikatakan adalah agar dana yang sebelumnya digunakan untuk subsidi dapat dialihkan untuk hal-hal lain seperti pendidikan dan pembangunan infrastruktur. Di sisi lain, kenaikan tersebut sering memicu terjadinya kenaikan pada harga barang-barang lainnya seperti barang konsumen, sembako dan bisa juga tarif listrik sehingga selalu ditentang masyarakat.

Konsumsi bahan bakar minyak bersubsidi pada Maret 2012 mengalami kenaikan 11 persen dibandingkan Februari 2012.

Pada Maret 2012, konsumsi BBM bersubsidi mencapai 3,784 juta kiloliter. Sementara, pada Februari, konsumsi BBM hanya 3,413 juta kiloliter. Namun, angka konsumsi tersebut baru merupakan data yang disampaikan distributor BBM bersubsidi dan belum melalui verifikasi BPH Migas. Selain itu, terdapat perbedaan jumlah hari pada Maret yang mencapai 31 dan Februari hanya 28.

konsumsi 3,784 juta kiloliter tersebut terdiri dari premium 2,374 juta, minyak tanah 104 ribu, dan minyak solar 1,305 juta. Sementara, konsumsi BBM bersubsidi Februari 2012 terdiri dari premium 2,125 juta kiloliter, solar 1,185 juta, dan minyak tanah 103.000.

Konsumsi BBM Januari tercatat 3,538 juta kiloliter yang terdiri dari premium 2,223 juta, minyak tanah 106.000, dan solar 1,209 juta. Ia juga mengatakan, kenaikan konsumsi dikarenakan antara lain adanya rencana kenaikan harga BBM per 1 April 2012, meski kemudian batal.

Masyarakat membeli berlebih karena takut ada kelangkaan menjelang kenaikan harga dan sebagian lagi, juga ada aksi penimbunan untuk tujuan komersial. BPH Migas akan terus menggiatkan pengawasan pendistribusian BBM bersubsidi menyusul disparitas harganya terhadap keekonomian makin membesar.

Disparitas yang cukup besar akan memicu masyarakat memigrasi dari BBM nonsubsidi ke subsidi dan kenaikan tindak penyelundupan.

Konsumsi BBM akan terus meningkat. Ini resiko dengan tidak jadinya kenaikan harga,konsumsi BBM akan mencapai 43 juta kiloliter dengan asumsi dilakukan pengendalian.

Sementara, kalau tidak dilakukan upaya apa-apa bisa 47 juta kiloliter dan bisa juga 40 juta kiloliter dengan kerja keras,

Upaya yang dapat dilakukan BPH Migas antara lain melakukan pengawasan dengan mengacu pada Perpres 15 Tahun 2012. BPH Migas juga meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah dan kepolisian.

4. Pembahasan

Rakyat Indonesia sangat memerlukan BBM . Tanpa BBM, mungkin Indonesia susah untuk berkembang. Karena Indonesia termasuk penghasil minyak terbesar, Indonesia sering kali salah dalam hal penggunaan BBM tersebut. Terutama dalam penggunaan BBM bersubsidi

Contoh yang pertama saja adalah penggunaan bbm bersubsidi untuk orang mampu. Sebenarnya sudah jelas penggunaan bbm bersubsidi hanya untuk golongan orang kurang mampu. Namun nyatanya, masih banyak orang mewah atau mampu mengkonsumsi tersebut. Padahal sudah jelas, masih banyak orang kurang mapu yang membutuh kan BBM bersubsidi tersbut.

Masalah kedua yang menjadi pembahasan ini adalah adanya oknum tertentu yang menimbun BBM subsidi maupun BBM non subsidi. Padahal tindakan tersebut hanya menguntungkan para penimbun BBM, sehingga dapat merugikan rakyat.

Contoh kasusnya adalah Penimbunan BBM di Kalimantan Barat. Penimbun tersebut berjumalah 21 tersangka. Para penimbun tersebut menimbun 55 ton solar dan 7000 liter premium atau bensin.

Celakanya lagi bahkan ada yang menyelundupkan BBM ke Negara lain.

Contohnya saja kasus penyelundupan bbm ke Timor Leste. Untungnya sudah digagalkan oleh kepolisisan Indonesia.

Masalah ketiga adalah penggunaan kendaraan kendaraan bermotor yang semakin meningkat. Faktor tersebut terjadi karena semakin murahnya harga kendaraan bermotor di Indonesia. Juga permintaan terhadap konsumen semakin meningkat. Sehingga banyak konsumen dari pengguna angkutan umum beralih ke kendaraan bermotor. Umumnya para pengguna angkutan umum beralih ke angkutan umum Karena lebih murah dan cepat ketimbang menggunakan angkutan umum. Namun umumnya mereka tidak tau menahu dampak dari meningkatnya penggunaan kendaraan bermotor.

Masalah ke empat adalah adanya persaingan dengan perusahaan minyak asing ke Indonesia. Banyak sekali perusahaan migas asing yang berdiri di Indonesia. Padahal Indonesia hanya mempunyai 35 tambang minyak. Sedangkan perusahaan asing mencapai 141 tambang minyak. Lebih parahnya lagi, banyak konsumen Indonesia yang mulai tertarik pada perusahaan asing tersebut.

Sebenarnya masih masih banyak lagi masalah yang dari BBm di Indonesia namun saya hanya menyebutkan sampai ini saja.

Masalah tersebut ternyata memiliki dampak juga terhadap bangsa Indonesia. Saya akan jelaskan satu persatu

Dampak Masalah pertama memiliki dampak terhadap golongan orang kurang mampu di Indonesia. Karena seharusnya orang yang sudah mampu, mengkonsumsi/menggunakan bbm yang bersubsidi. BBM bersubsidi digunakan untuk orang yang kurang mapu saja. Bias-bisa orang kurang mampu tidak bias mencoba bbm bersubsidi karena telah digunakan oleh golongan mampu

Dampak dari Masalah kedua adalah kurangnya stok bbm di spbu jika ada oknum yang menimbun bbm tersebut. Sehingga banyak pengguna spbu yang terlantar ,Karena ulah para penimbun tersebut. Termasuk juga jika terjadi penyelundupan BBM ke Negara lain. Negara akan merugi karena BBM tersebut telah diselundupkan ke Negara lain.

Bahkan lebnih parahnya lagi telah terjadi kasus Perusahaan minyak asing telah cemarkan laut sulba. Banyak nelayan yang merugi karena air laut tercemar oleh minyak tersebut akibat ulah Perusahaan asing

Dampak dari Masalah ke 3 adalah jika penggunaan kendaraan tersebut semakin meningkat, maka secara otomatis penggunaan bbm bersubsidi tersebut akan semakin banyak. Otomatis pemerintah harus lebih banyak member subsidi kepada BBM subsidi tersbut. Sehingga anggaran APBN Negara menjadi membengkak

Dampak Masalah ke 4 adalah Perusahaan milik pemerinntah hanya memegang tambang minyak lebih sedikit di bandingkan perusahaan asing. Sehingga stok minyak Negara malah di dominasi oleh perusahaan asing.

Contohnya saja dalam hal minyak, Indonesia kaya akan sumber daya minyak kebutuhan kita 1 juta 200 ribu barel sementara minyak yang kita hasilkan 1 juta barel, sedangkan 400 ribu barel dikuasai asing. Kita hanya kuasai 600 ribu barel, 600 ribu barel sisanya harus diimpor.

Sudah jelaslah Indonesia di rugikan oleh perusahaan asing tersebut.

Solusi dalam masalah BBM Negara.

Pada masalah pertama Pemerintah bisa member larangan pada orang mampu untuk mengkonsumsi bbm bersubsidi. Misalkan melalui petugas SPBU. Jika ada orang yang menggunakan kendaraan mewah/orang mampu, bisa menegur orang tersebut. Sebenarnya Pemerintah sudah lama membuat kebijakan bahwa bbm bersubsidi hanya untuk golongan orang kurang mampu. Bahkan sudah di pasang spanduk tentang penggunaan bbm bersubsidi.

Namun karena factor kesadaran lah yang membuat orang mampu masih bebas leluasa menggunakkan bbm bersubsidi.

Solusi masalah kedua adalah jika terjadi penimbunan maka pemerintah bisa memperketat keamanan pada SPBU. Terutama jika sewaktu-waktu ada kenaikan bbm kembali. Karena umumnya para penimbun bbm mulai beraksi saaat bbm mulai bakal naik kembali.pemerintah juga bisa bekerja sama dengan kepolisian untuk mengamankan stok bbm. Sehingga mengurangi penyelundupan BBM.

Untuk penyelundupan, pemerintah harus bekerja sama dengan pihak keamanan baik pihak polisi maupun TNI sehingga mengurangi adanya penyelundupan ke Negara lain. Umumnya oknum tertentu bisa menyelundupkan minyak karena lemahnya keamanan Negara kita.

Solusi masalah tiga adalah dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor. Misalkan dengan mengajak warga setempat untuk menggunakan sepeda sebagai alat transportasi untuk bekerja.

Karena dengan sepeda bisa membuat tubuh sehat juga mengurangi polusi atau pencemaran udara. Selain itu kita juga bisa menghemat bbm untuk masa depan . Juga bisa dengan memproduksi kendaraan alternative tanpa menggunakan bahan bakar BBM. Jika semua bisa di lakukan, maka secara otomatis anggaran pemerintah untuk subsidi BBM akan semakin berkurang dan tidak membengkak lagi.

Solusi untuk masalah ke empat adalah dengan membatasi perusahaan asing untuk mengelola sumber BBM Negara. Juga bisa dengan membatasi berdirinya tambang perusahaan tersebut. Karena jika terlalu di biarkan, maka perusahaan milik pemerintah bisa kalah saing dengan perusahaan asing tersebut

Juga melalui keasadaran para konsumen bbm agar lebih memilih perusahaan milik pemerintah di bandingkan bbmmilik perusahaan asing.

5. Penutup

Kesimpulan

Jadi Indonesia masih belum optimal dalam pengelolaan BBM. Karena masih banyak masalah ekonomi sampai sekarang yang belum terpecahkan. Sehingga Indonesia sampai saat ini masih sulit untuk menjadi Negara maju. Juga kuranganya kesadaran rakyat Indonesia untuk mulai menghemat BBM

Saran

Pemerintah harus bisa mengelola BBM secara bijak dan benar sehingga Indonesia bisa menjadi Negara maju seperti Negara – Negara yang lain. Juga mulai menanamkan kesadaran kepada warga Indonesia untuk mulai menghemat BBM

Refrensi

http://id.wikipedia.org/wiki/Minyak_bumi

www.kompas.com

www.antaranews.com

http://lovegeografi-geografiku.blogspot.com/2009/11/jenis-jenis-dan-persebaran-sumber-daya.html

http://sosbud.kompasiana.com/2012/04/01/siapa-pengelola-bbm-bersubsidi-pertamina-atau-asing/