Perbudakan Buruh

Perbudakan buruh yang terjadi di perusahaan panci milik Yuki Irawan di Tangerang karena lemahnya negara dalam memberikan pengawasan hubungan industrial.

Karena lemahnya negara dalam melakukan pengawasan hubungan industrial dan lemah upaya untuk melindungi hak-hak buruh. Perbudakan buruh terjadi karena ada pengusaha-pengusaha nakal yang tidak mau memenuhi hak-hak buruh, dan upaya itu terus dilakukan.

Kasus perbudakan buruh yang terjadi di pabrik kuali milik Yuki Irawan masih menjadi topik perbincangan. Diduga kasus tersebut juga bisa terjadi karena adanya kolusi dari aparat dan pengusaha.

Ini akan mencerminkan adanya kolusi aparat dan pengusaha. Buruh yang menjadi korban.

Seharusnya ada kesepatakan partnership in profit antara pengusaha dan karyawannya. Namun, dalam kasus pabrik kuali ini kesepakatan tersebut tak terpenuhi. Partnership in profit dalam industrial relation tidak ada. Terjadilah hal seperti itu. Ini kejadian yang sangat memilukan. Buruh itu hanya dianggap alat produksi

Padahal, tenaga kerja adalah elemen penting dalam setiap usaha. Sayangnya, di Indonesia lebih menomorsatukan para pemilik modal. Usaha tak akan berjalan tanpa dukungan dari buruh. begitu kuatnya posisi orang yang punya uang. Salah satu kesalahan besar dalam perburuhan kita adalah kita terlalu mengagungkan para pemilik modal

Pemerintah harus menjamin dan memastikan kasus serupa tidak terjadi lagi. Pemerintah harus melakukan evaluasi serius terhadap sistem pengawasan ketenagakerjaan. Pemerintah juga harus memberikan kompensasi kepada korban baik berupa materi maupun fasilitas tertentu yang dibutuhkan untuk para tenaga kerja.

Sumber:

http://www.itoday.co.id/politik/ini-dia-penyebab-perbudakan-buruh

http://news.detik.com/read/2013/05/11/062630/2243071/10/sosiolog-kolusi-aparat-pengusaha-penyebab-buruh-jadi-korban-perbudakan

http://jakarta.okezone.com/read/2013/05/07/500/803223/perlindungan-buruh-di-indonesia-masih-buruk?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter